AL-QUR’AN VERSUS DOSA DIGITAL: ‎ Melawan Wabah Ujaran Kebencian di Mayantara

Rp 65.000

Quantity

Detail Produk

Di tengah derasnya arus teknologi digital, ruang siber (mayantara) telah menjadi medan baru bagi munculnya berbagai bentuk kejahatan, salah satunya ujaran kebencian. Fenomena ini tidak hanya merusak tatanan sosial, tetapi juga menggerus nilai-nilai moral dan etika dalam kehidupan bermasyarakat. Buku ini hadir untuk mengajak pembaca melihat persoalan tersebut dari sudut pandang yang lebih mendasar: nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjaga lisan dan perilaku di era digital.

Melalui penelusuran ayat-ayat Al-Qur’an dan penjelasan para mufassir, buku ini mengungkap bahwa ujaran kebencian—dalam berbagai bentuk seperti penghinaan, fitnah, ghibah, hingga provokasi—telah sejak lama diingatkan dan dilarang secara tegas. Istilah-istilah seperti sukhriyah, istihza’, namimah, dan tanābuz bil-alqāb menunjukkan bahwa Al-Qur’an tidak hanya mengatur aspek ibadah, tetapi juga etika komunikasi yang sangat relevan dengan kehidupan digital saat ini.

Berbeda dari pendekatan yang hanya melihat ujaran kebencian sebagai persoalan bahasa atau sosial, buku ini menegaskan bahwa masalah tersebut juga berkaitan erat dengan dimensi moral dan spiritual. Dengan mengangkat prinsip-prinsip seperti menjaga lisan, menghindari prasangka buruk, serta menegakkan keadilan dan ketakwaan, buku ini menawarkan perspektif yang utuh sekaligus solusi reflektif untuk melawan wabah ujaran kebencian di dunia maya.

Penulis: Nuruddiin Z., S.Pd., M.Ag.

Editor: Meki Polanda

Setting Layout: Dzakiul Abror

Desain Cover: Sari Fitri

ISBN: Sedang Proses

viii, 216 hlm, 14,8×21 cm

Cetakan Pertama, Mei 2026

Temukan kami di :
Butuh Bantuan ?

Keranjang Belanja

×

Ups, Belum ada barang di keranjang belanja Anda.

Belanja Sekarang !

Form Bantuan Whatsapp!

×