BERDAMAI DENGAN TAKDIR: Tafsir Al-Qur’an untuk Menyembuhkan Luka Kehilangan
Detail Produk
Mengapa kehilangan begitu sulit untuk diterima? Mengapa sebagian orang mampu bangkit, sementara sebagian lainnya tetap terperangkap dalam duka yang tak kunjung usai?
Kehilangan adalah bagian dari kehidupan yang tidak dapat dihindari. Kehilangan orang yang dicintai, keluarga, sahabat, harapan, atau impian sering kali meninggalkan luka yang begitu dalam. Pada sebagian orang, luka itu bahkan berkembang menjadi Prolonged Grief Disorder (PGD) gangguan duka berkepanjangan yang membuat seseorang terus hidup dalam bayang-bayang kehilangan hingga mengganggu kehidupan sosial, emosional, bahkan spiritualnya.
Di tengah berkembangnya kajian kesehatan mental, buku ini menawarkan perspektif yang berbeda. Berdamai dengan Takdir: Tafsir Al-Qur’an untuk Menyembuhkan Luka Kehilangan mengajak pembaca menelusuri ayat-ayat Al-Qur’an yang berbicara tentang kesedihan (ḥuzn), ketakutan (khauf), musibah, kesabaran, serta hakikat qadha dan qadar. Melalui pendekatan tafsir yang mendalam namun mudah dipahami, buku ini menunjukkan bahwa Al-Qur’an bukan hanya kitab petunjuk, tetapi juga sumber penguatan jiwa bagi mereka yang sedang bergulat dengan kehilangan.
Buku ini tidak mengajak pembaca untuk melupakan kehilangan, tetapi membantu mereka menemukan makna di balik setiap takdir.
Penulis: Aisyah Tsabita, S.Psi., M.Ag
Setting Layout: Dzakiul Abror
Desain Cover: Sari Fitri
ISBN: Sedang Proses
viii, 156 hlm, 14,8×21 cm
Cetakan Pertama, Juli 2026