DILEMA WANITA DI RUANG PUBLIK: Sebuah Rekonstruksi Ayat-ayat Syiqaq dan Nusyuz dalam Relasi Suami-Istri
Detail Produk
Di tengah meningkatnya partisipasi perempuan dalam berbagai bidang kehidupan, seperti pendidikan, ekonomi, politik, dan sosial, masih muncul beragam perdebatan mengenai batasan peran perempuan dalam ruang publik dan domestik. Tidak sedikit perempuan yang menghadapi tantangan dalam menjalankan peran sebagai istri, ibu, sekaligus individu yang berkiprah di masyarakat. Kondisi ini kerap memunculkan kesalahpahaman dalam relasi keluarga, terutama ketika aktivitas perempuan di luar rumah dipersepsikan sebagai bentuk pembangkangan terhadap suami atau pengabaian terhadap tanggung jawab domestik. Perbedaan pandangan tersebut menunjukkan pentingnya memahami kembali ajaran Al-Qur’an secara utuh dan proporsional agar tidak terjadi penyempitan makna terhadap konsep hubungan suami istri maupun peran perempuan dalam kehidupan.
Buku ini mengkaji persoalan tersebut melalui pembahasan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan syiqaq (perselisihan dalam rumah tangga) dan nusyuz (pembangkangan dalam relasi suami istri) dengan merujuk pada Tafsir Rawā’i’ al-Bayān fī Tafsīr Āyāt al-Aḥkām karya Muhammad Ali Ash-Shabuni. Pembahasan diawali dengan identifikasi ayat-ayat yang menjadi landasan konsep syiqaq dan nusyuz, dilanjutkan dengan analisis terhadap relevansinya bagi perempuan yang berperan di ruang publik, serta diakhiri dengan refleksi mengenai nilai-nilai Al-Qur’an dalam membangun relasi keluarga yang harmonis dan berkeadilan.
Melalui pendekatan yang memadukan kajian keislaman dengan realitas sosial kontemporer, buku ini menunjukkan bahwa perbedaan antara laki-laki dan perempuan bukanlah dasar untuk menempatkan salah satu pihak lebih unggul dari yang lain, melainkan fondasi bagi terwujudnya hubungan yang saling melengkapi, menghormati, melindungi, dan bekerja sama.
Penulis: Naning Zuliarti, M,Ag.
Setting Layout: Dzakiul Abror
Desain Cover: Sari Fitri
ISBN: Sedang Proses
viii, 173 hlm, 14,8×21 cm
Cetakan Pertama, Agustus 2026