FABEL ILAHI: Analisis Stilistika dan Semiotika dalam Tafsir Ibn Ashur
Detail Produk
Nyamuk, semut, dan laba-laba bukan sekadar makhluk kecil yang melintas dalam ayat-ayat suci. Di tangan Ibn ‘Āshūr, mereka menjelma menjadi simbol-simbol agung: tentang iman dan keraguan, kepemimpinan dan keteraturan, kekuatan dan kerapuhan.
Buku ini menyingkap bagaimana kisah-kisah serangga dalam Al-Qur’an dapat dibaca sebagai fabel Qur’ani—narasi Ilahi yang menyampaikan ajaran moral, kritik sosial, dan petunjuk spiritual secara halus namun mendalam. Dengan memadukan tafsir, stilistika, dan semiotika, penulis membuka lapisan-lapisan makna yang selama ini tersembunyi di balik redaksi ayat.
Lebih dari sekadar bahasan tafsir, buku ini adalah perjalanan intelektual dan spiritual untuk melihat bahwa makhluk paling kecil pun dapat menjadi cermin bagi kebesaran wahyu. Sebuah karya yang menghadirkan Al-Qur’an sebagai teks yang indah, hidup, dan terus relevan menjawab tantangan zaman.
Penulis: Rummanah, M.Ag
Editor: Meki Polanda
Setting Layout: Dzakiul Abror
Desain Cover: Sari Fitri
ISBN: Sedang Proses
viii, 198 hlm, 14,8×21 cm
Cetakan Pertama, April 2026