Huquq Al-Insan wa Dhamanatuha al-Dusturiat fi Dawlat al-Kuwayt wa al-Iraq min Istiqlal al-Baladayn ilaa ma qabla Suqut Nidzam Saddam Husayn 2003: Dirasat Tahliliat wa Muqaranah
Detail Produk
Penulis: Hezam Sultan J Alkahtani, MA
Editor: Muhammad Khutub
Setting Layout: Azra Musawa
Design Cover: Barkah Ridha
ISBN: Sedang Proses
(vi + 218) 14,8 x 21 cm
Cetakan I: Desember 2025
Buku ini mengupas bagaimana Kuwait dan Irak menjamin dan menerapkan hak asasi manusia sejak kemerdekaan hingga menjelang runtuhnya rezim Saddam Hussein pada 2003. Melalui pendekatan analitis dan komparatif, pembaca diajak melihat perbedaan mencolok antara keduanya: Kuwait yang relatif lebih konsisten melindungi HAM, dan Irak yang menggunakan hukum sebagai alat represi politik.
Selain memetakan perjalanan historis kedua negara, buku ini menautkan temuan lapangan dengan pemikiran John Locke tentang hak alamiah manusia serta kritik Jeremy Bentham terhadap konsep HAM. Perbandingan ini memperjelas mengapa prinsip-prinsip ideal dalam teori sering kali benturan dengan praktik otoritarian, khususnya di Irak.
Buku ini menegaskan bahwa keberhasilan perlindungan HAM bergantung pada keselarasan antara nilai universal dan konteks lokal, serta pentingnya pengawasan independen dan peran aktif masyarakat sipil. Sebuah bacaan padat dan penting bagi siapa pun yang ingin memahami dinamika HAM di Kuwait, Irak, dan dunia Arab secara lebih luas.