PARADIGMA SUFISTIK TAFSIR NUSANTARA: Analisis Dimensi Tasawuf Syaikh ‘Abd al-Ra’ūf al-Singkilī dalam Kitab Turjumān al-Mustafīd
Detail Produk
Di tengah perdebatan tentang hubungan antara syariat dan tasawuf dalam tradisi tafsir Islam, buku ini hadir membuka kembali khazanah intelektual Nusantara melalui kajian mendalam terhadap Tafsīr Turjumān al-Mustafīd karya ‘Abd al-Ra’ūf al-Singkilī. Dengan pendekatan akademik yang kritis dan sistematis, penelitian ini menyingkap dimensi tasawuf yang selama ini jarang disoroti dalam salah satu karya tafsir Melayu paling berpengaruh di Asia Tenggara.
Melalui metode mawḍū‘ī dan analisis validitas tafsir sufistik berdasarkan konsep Muḥammad Ḥusayn al-Dhahabī, buku ini menunjukkan bahwa Tafsīr Turjumān al-Mustafīd tidak sekadar memuat penafsiran eksoteris, tetapi juga menghadirkan dimensi tasawuf akhlāqī yang menekankan penyucian jiwa, pembinaan akhlak, dan kedalaman spiritual. Penelitian ini sekaligus membantah pandangan sejumlah sarjana yang menilai tafsir tersebut tidak memiliki unsur tasawuf.
Lebih jauh, buku ini memperlihatkan bagaimana ulama Nusantara abad ke-17 berhasil memadukan dimensi syariat dan hakikat secara harmonis tanpa keluar dari koridor tafsir yang sahih. Tasawuf dalam tafsir ini tidak tampil secara berlebihan atau filosofis ekstrem, melainkan hadir secara proporsional pada ayat-ayat tertentu untuk memperkaya makna spiritual Al-Qur’an.
Penulis: Neni Irmayani, MA.
Setting Layout: Dzakiul Abror
Desain Cover: Sari Fitri
ISBN: Sedang Proses
viii, 160 hlm, 14,8×21 cm
Cetakan Pertama, Mei 2026