SOSIO-PSIKOLOGIS HEDONISME: Menggugat Budaya Flexing dan Gaya Hidup Konsumtif Perspektif Tafsir Al-Munir
Detail Produk
Di tengah derasnya arus media sosial, budaya flexing, gaya hidup konsumtif, dan perlombaan status sosial, manusia semakin mudah terjebak dalam pencarian kesenangan yang tak berujung. Kemewahan dipertontonkan, pengakuan dicari, sementara makna hidup perlahan memudar di balik gemerlap dunia yang memikat.
Buku ini mengajak pembaca menelusuri pandangan Al-Qur’an tentang fenomena hedonisme melalui penafsiran Wahbah Az-Zuhaili dalam Tafsir Al-Munīr. Dengan membedah enam konsep penting dalam Al-Qur’an—isrāf (berlebih-lebihan), tabdzīr (pemborosan), lahwun wa la‘bun (kelalaian dan permainan), at-takāthur (bermegah-megahan), fakhūr (kesombongan), dan riyā’ (pamer)—buku ini memperlihatkan bagaimana Al-Qur’an membaca akar persoalan gaya hidup hedonis yang kini semakin mengakar dalam kehidupan masyarakat.
Penulis: Alip Eko Prasetiyo, M.Ag
Setting Layout: Dzakiul Abror
Desain Cover: Sari Fitri
ISBN: Sedang Proses
vi, 142 hlm, 14,8×21 cm
Cetakan Pertama, Juni 2026