Pemanfaatan Pangan Lokal dalam Gizi Daur Kehidupan
Detail Produk
Penulis : Winda Sauci Br Panjaitan, S.Tr.Gz., M.Gz., Ir. Neni Ekowati Januariana, M.PH., Bd. Siti Aisyah, S.ST., M.KM., Hasanah Pratiwi Harahap, S.Tr.Keb., M.KM., Laras Eka Nur Hasanah, S.Gz., M.Gz., Afifa Naura Harahap, S.Tr.Gz., M.Gz., Hilda Diniyati, S.Tr.Gz., M.Gz., Bd. Utary Dwi Listiarini, S.ST., M.Kes., Bd. Winda Agustina, S.Tr.Keb., M.KM., Bd. Jitasari Tarigan Sibero, S.ST., S.Pd., M.Kes., Sarmiati, S.ST., M.KM., Bd. Fina Kusuma Wardani, S.ST., M.Kes.
Editor : Winda Sauci Br Panjaitan, S.Tr.Gz., M.Gz.
Desain Cover : Muhammad Rasydan Fathullah
Layout : Haikal Pasha Putra Mulyawan
Penerbit : PT. Dialektika Karya Nusantara
Ukuran Buku : 15,5 x 23 cm
Halaman : viii + 204
No ISBN : 978-634-04-9856-1
Tanggal Terbit : 13 April 2026
Deskripsi :
Pangan lokal memiliki peran strategis dalam meningkatkan status gizi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis kearifan lokal. Dalam konteks gizi daur kehidupan, pemanfaatan pangan lokal menjadi pendekatan efektif untuk memenuhi kebutuhan gizi pada setiap tahap kehidupan secara berkelanjutan dan kontekstual.
Buku Pemanfaatan Pangan Lokal dalam Gizi Daur Kehidupan menyajikan pembahasan komprehensif mengenai konsep pangan lokal, nilai gizi, serta penerapannya pada berbagai kelompok umur—mulai dari ibu hamil dan menyusui, bayi dan balita, anak usia sekolah, remaja, dewasa, hingga lansia. Buku ini juga mengulas inovasi produk pangan lokal dalam konteks modern serta strategi implementasinya dalam program gizi masyarakat.
Disusun secara sistematis dan aplikatif, buku ini tidak hanya memberikan landasan teoritis, tetapi juga panduan praktis dalam mengoptimalkan potensi pangan lokal untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Pembahasan mengenai prospek pengembangan pangan lokal turut memperkuat relevansi buku ini dalam menghadapi tantangan gizi di masa depan.
Buku ini sangat tepat digunakan sebagai referensi bagi mahasiswa, akademisi, tenaga kesehatan, serta pemangku kebijakan yang berfokus pada pengembangan gizi berbasis potensi lokal.